Customer Service 021 998 Sport (77678)

Monthly Archives: March 2015

  • Inilah Alasan Mengapa Anda Selalu Merasa Lelah

    Kurang tidur bukanlah satu-satunya hal yang bisa menguras energi. Ternyata, hal-hal kecil yang Anda lakukan (atau tidak lakukan) bisa mengakibatkan kelelahan baik secara mental maupun fisik, dan menjalani hari pun jadi terasa berat.

    Sebenarnya apa saja faktor yang menyebabkan tubuh selalu merasa lelah? Ini jawabannya:

    1. Tidak berolahraga saat sedang capek

    Tidak berolahraga saat sedang capek

    Menghindari olahraga demi menyimpan energi justru berdampak sebaliknya untuk tubuh. Orang yang sehat dan rutin berolahraga justru tidak akan mudah merasa lelah dan lebih bertenaga.

    2.Kurang minum air putih

    Kurang minum air putih

    Mengalami dehidrasi walau hanya sedikit saja, misalnya hanya berkurang 2% dari total hilangnya cairan normal, berpengaruh besar terhadap tingkat energi, kata Amy Goodson, RD, seorang ahli diet untuk Texas Health Ben Hogan Sports Medicine.

    3. Kurang asupan zat besi

    Kurang asupan zat besi

    Jika Anda kekurangan zat besi maka tubuh akan terasa lemas dan lesu, lekas marah serta sulit untuk fokus. Hal itu disebabkan kurangnya oksigen yang beredar ke otot dan sel-sel tubuh. Tingkatkan asupan zat besi Anda untuk mengurangi resiko anemia atau kurang darah.

    4. Sikap perfeksionis

    Sikap perfeksionis

    Berusaha untuk selalu sempurna membuat Anda bekerja lebih keras dan lebih lama dari yang semestinya. Pada akhirnya, Anda akan sadar bahwa waktu yang telah digunakan sebenarnya tidak membuat kinerja jadi lebih baik.

    5. Melewatkan sarapan

    Melewatkan sarapan

    Ketika Anda tidur, tubuh tetap menggunakan makanan yang tersimpan dalam tubuh untuk terus memompa darah dan mengalirkan oksigen. Jadi ketika bangun di pagi hari, Anda perlu mengisi ulang “bahan bakar” itu dengan menyantap sarapan.

    6. Hidup dengan makanan cepat saji

    Hidup dengan makanan cepat saji

    Makanan yang mengandung gula dan karbohidrat memiliki indeks glikemik/glycemic index (GI) yang tinggi. Lonjakan gula darah yang konstan berujung pada kelelahan sepanjang hari.

    7. Tidak mampu berkata 'tidak'

    Tidak mampu berkata 'tidak'

    Menyenangkan orang lain seringkali justru menguras energi dan kebahagiaan Anda sendiri. Bahkan lebih buruk, itu bisa membuat Anda sakit hati dan marah setiap waktu. Latihlah diri Anda untuk mengatakan 'tidak' dengan tegas.

    8. Meja kerja yang berantakan

    Meja kerja yang berantakan

    Meja yang berantakan membuat Anda kelelahan secara mental dengan membatasi kemampuan diri untuk fokus dan membatasi kemampuan otak untuk memproses informasi. Selalu rapikan pekerjaan dan barang pribadi Anda seusai bekerja.

    9. Kebiasaan konsumsi kafein

    Kebiasaan konsumsi kafein

    Konsumsi kafein secara tidak tepat dapat menyebabkan gangguan serius terhadap siklus tidur Anda. Kafein memblokir adenosin, suatu zat dari sel aktif yang mendorong Anda untuk tidur.

    Mulai saat ini, cintai tubuh Anda dengan rutin berolahraga dan menjalani pola hidup yang sehat!

  • Mengupas Kesuksesan Dylan Raasch atas Populernya Nike Roshe Run

    Nike Roshe Run

    Nike Roshe Run telah berkembang begitu pesat menjadi sepatu casual populer yang banyak digemari. Modelnya yang unik dan harganya yang terjangkau menjadikan Roshe Run definitely hits the selling points. Namun, dibalik meroketnya sepatu Nike Roshe Run, tidakkah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana casual footwear ini berhasil tampil sebagai sepatu numero uno?

    casual footwear

    Well, design process Roshe Run awalnya tercetus tahun 2010. Dylan Raasch, the man who started the whole craze, menuturkan bahwa saat itu ia adalah satu-satunya desainer, marketing, serta sales people yang mempresentasikan konsep Roshe. Sayangnya, seketika itu juga seolah terdengar suara jangkrik yang bergema di ruang meeting, alias tak ada satu orang pun yang menyambut idenya. Ia menyadari bahwa bisa jadi semua itu terjadi lantaran idenya masih terlalu abstrak.


    Ketika ide Nike Roshe run ini mulai merebak, Dylan dihadapkan pada tantangan baru untuk membuat sepatu yang hanya dibanderol dengan harga $70 ini tetap terlihat stylish at the same time. Namun, berbekal dengan pengalamannya sebagai desainer NSW running yang bukan performance running, ia merasa lebih bebas dan tidak terikat dengan standar performa sepatu lari which created a perfect opportunity for something fresh.

    Nike Roshe run stylish

    Selain itu, adakah inspirasi dan konsep tertentu lainnya yang ada di balik pembuatan Nike Roshe Run? Well, semenjak kecil, Dylan telah melakukan meditasi sehingga konsep ajaran Zen dan semua kesederhanaan memegang peranan penting dalam hidupnya. Kata Roshi yang merupakan bagian dari nama Joshu Sasaki Roshi, seorang tokoh Rinzai Zen Buddhist berpengaruh yang datang ke Amerika tahun 1962, menjadi inspirasi penamaan casual sports yang kini mendunia ini.

    Nike Roshe Run vintages

    But for legal reason, Dylan mengubah vocal “i” menjadi “e” sehingga terbentuklah label “Roshe”. Dari situlah ia bertekad untuk membuat sepatu kasual dengan model se-simple mungkin. Itulah mengapa Anda hanya akan menemukan quarter support, heel support, dan sejumlah bantalan di dalam Nike Roshe Run.

    Nike Roshe Run sport casual

    Lalu, selain sukses dengan Nike Roshe Run, adakah bocoran baru tentang gebrakan yang akan dilakukan oleh Dylan? Ketika diwawancarai oleh sejumlah awak media, Dylan menuturkan bahwa kesan energik dan dinamis akan selalu muncul dalam konsep Nike Sportswear. Namun, ia menolak untuk memaparkan gambaran inovasinya di masa mendatang. “I would love to tell you guys but that would ruin the surprise”, ucapnya santai.

5-6 of 8